Rasis Suporter Wolverhampton Wanderers

Pendukung rasis suporter Wolverhampton Wanderers yang terkena sanksi selama empat tahun untuk penghinaan rasial terhadap striker Chelsea, Tammy Abraham. Dia dihina dengan menggunakan gerakan gerakan menyerupai monyet. Dudley Joseph Smith, 40, yang menjadi tahanan juga diduga meludahi pendukung tim saingannya di ganda antara dua klub Premier League yang digelar di Molineux pada bulan September.

Didakwa dengan dua pelanggaran ketertiban umum, Smith membantah tuduhan tetapi ditemukan bersalah, setelah dua saksi memberikan bukti insiden. Selain menonton larangan pertandingan, ia juga diganjar denda dengan nilai yang tidak sediki yaitu 1.450 pound. Ini sangat merugikan managemen Wolverhampton Wanderers sendiri.

Rasis Suporter Wolverhampton Wanderers Mendapatkan Sanksi

Dalam sebuah wawancara dengan polisi pada bulan November lalu. Smith mengatakan ia frustrasi dengan kinerja timnya yang kalah 2-5, tapi dia bersikeras dalam kondisi dingin, cairan mendarat pada dua anak laki-laki di stadion Banteng Berdiri dari Wolves kecelakaan.

Ia juga mengklaim bahwa ia meniru gerakan pemain yang melompat di papan reklame di perayaan gol, tidak berniat untuk menghina Tammy Abraham. Tapi hakim Arthur Wheldon menganggapnya sebagai sikap yang disengaja rasial berikut pernyataan saksi.

saksi memberatkan suporter Wolverhampton Wanderers

Pendukung yang menjadi saksi diajukan ke Pengadilan kesaksikan Dudley. Saya melihat seorang pria berdiri dan tertekuk tangannya di bawah ketiak dengan bergerak seperti simpanse. Itu tampak seperti ditujukan kepada para pemain di lapangan dan pencetak gol itu.

Saksi lain mengatakan: Aku melihat terdakwa meluncur mundur dan mendorong maju dan meludah dalam dua baris kursi. Perkataan yang kemudian jatuh ke menurunkan kadar Aku ingin tahu berapa banyak yang keluar dari mulutnya.

Mendengarkan diri untuk duduk di tingkat yang lebih rendah dari Bull Berdiri. Dimana Smith duduk dan ia dibebaskan setelah insiden meludah, sekitar pukul 16.00 waktu setempat, Sabtu (14/09/2019) di lansir situs bola sbobet.

Sebagai soal informasi, Twitter akan menyajikan cetak biru untuk memerangi pelecehan rasial terhadap pemain sepak bola setelah insiden Paul Pogba, Tammy Abraham, dan Meite.